TOBA-Sosok jasad pria berinisial TS (52) ditemukan meninggal dunia di sebuah rungan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang tengah bersandar di Pelabuhan Muliaraja, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Sumatera Utara, Jumat (20/3/2026).
TS yang berprofesi sebagai Capt Kapal Motor Penyeberangan (KMP) KT ditemukan tak bernyawa disebuah ruangan yang disebut room door oleh kru Kapal Motor Penyeberangan (KMP) KT Pradipta Marbun sekira pukul 14.00 Wib.
Pradipta Marbun secara singkat juga menceritakan, dimana korban sebelum pukul 06.00 Wib masih melakukan olahraga di dalam Kapal Motor Penyeberangan (KMP) KT tak lama kemudian korban masuk ke dalam ramp door dan keluar Kembali,
“Dari CCTV, pukul 06.09 WIB, terlihat TS kembali masuk ke dalam ramp door dan tidak keluar lagi, sampai akhirnya saya masuk dan melihat TS tergantung dan sudah meninggal dunia. Saya pun langsung memanggil teman-teman yang lain, ” ujar Pradipta sembari berurai air mata.
Kematian Capt Kapal Motor Penyeberangan (KMP) KT berinisial TS akhirnya menemui titik terang setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea Kabupaten Toba dan dinyatakan murni karena bunuh diri.
Usai selesai dilakukan visum oleh dr, Forengsik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panusunan Simatupang, Kanit Identifikasi Polres Toba, Bripka Fridoroni Sitorus memberitahukan kepada pihak keluarga korban hasil visum luar yang dilakukan Tim Medis
“Tadi sudah dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter forensik Panusunan Simatupang dan juga langsung didampingi oleh keluarga. Dari hasil pemeriksaan luar bahwasanya tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh TS,
Memang ada di bagian kaki seperti bekas memar, namum menurut dokter itu karena masalah kesehatan alergi, dan pihak keluarga sudah membenarkan ada penyakitnya itu, ” tutur Kanit Identifikasi Polres Toba, Bripka Fridoroni Sitorus,
“Terkait hasil visum ini kami meminta agar pihak keluarga segera menyampaikan kepada istri dan anak-anak korban, supaya mereka tau ambil tindakan selanjutnya, ” ujar Fridoroni kepada keluarga almarhum yang hadir di RSUD Porsea.
Tak lama kemudian, dikonfirmasi oleh adik korban atas nama Sahata Simanjuntak, keluarga baik istri dan anak-anak almarhum sudah terima atas kematian korban dan sudah membuat surat pernyataan dan almarhum langsung dibawa ke kampung halamannya di Sipahutar, ” tukas Fridoroni Sitorus.
Sementara itu, General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Capt Kapal Motor Penyeberangan (KMP) KT dan Almarhum orang yang sangat baik
“Manajemen dan seluruh insan ASDP berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum merupakan bagian dari keluarga besar ASDP, dan kehilangan ini menjadi duka yang sangat mendalam bagi kami semua, khususnya jajaran Cabang Danau Toba.
Sejak menerima informasi tersebut, Jajaran PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba dan crew kapal langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan rumah sakit setempat guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, ASDP menghormati sepenuhnya proses yang dilakukan aparat berwenang dan akan terus bersikap kooperatif apabila masih diperlukan pendalaman lebih lanjut, ”Kata General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, perusahaan memberikan pendampingan kepada keluarga almarhum serta memastikan seluruh hak-hak yang bersangkutan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.”Tambahnya.
ia juga menyampaikan, bahwa operasional layanan penyeberangan tetap berjalan dengan pengawasan sesuai standar keselamatan dan prosedur yang berlaku, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Kami mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang dan penghormatan kepada keluarga dalam masa berduka ini serta tidak berspekulasi atas peristiwa yang terjadi.”ucap General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita

Updates.